Fenomena Comte berdasarkan Pengalaman Hidupku
Tetapi kemudian pada perkuliahan kemarin Prof.Dr.Marsigit,MA menjelaskan tentang bendungan komte dan fenomena komte yang terjadi dalam kehidupan ini, saat itu saya kemudian tersadar bahwa banyak fenomena komte yang telah terjadi dalam kehidupan saya dan saya baru menyadari sekarang. Sejak mendengar penjelasan daria beliau, bapak Marsigit, saya kemudian mulai membaca beberapa literatur terkait fenomena komte, diantaranya adalah postingan di blog powermathematics.blogspot.com yang berjudul Peradaban Dunia dan Elegi Bendungan Komte dan Sungai Positive. Setelah membaca postingan-postingan tersebut saya semakin menyadari bahwa banyak fenomena komte dalam hidupku.
Berikut beberapa fenomena komte berdasarkan pengalaman hidupku :
- HP. Sudah banyak yang menyebutkan bahwa adanya HP merupakan salah satu fenomena komte. dalam hidup saya HP memang meberikan banyak manfaat seperti mempermudah komunikasi, mempermudah dalam mencari informasi tertentu, dsb. tetapi HP juga memberikan beberapa dampak dalam kehidupan saya contoh saya menjadi lebih sering membaca timeline di media sosial (yang sesungguhnya lebih banyak berisi curhatan daripada informasi penting) daripada membaca buku, setiap bangun tidur saya lebih mendahulukan membaca pemberitahuan di HP terkait media sosial daripada membaca Al-Qur'an (Astaghfirullah ), saya menjadi sering asyik sendiri dengan dunia saya ketika saya sudah memegang HP di tangan, dsb
- Televisi. Tentu semua orang tahu manfaat dari televisi (TV) salah satunya menyajikan informasi dari berbagai penjuru negeri dan bahkan dari luar negeri, tetapi saya merasakan dengan adanya TV justru membuat keluarga saya jadi lebih jarang berkumpul untuk sekadar mengobrol bersama. Awalnya ketika di rumah dulu hanya ada 1 TV satu anggota keluarga berkumpul bersama menonton TV, tapi kemudian acara yang ditayangkan di TV semakin beragam sehingga membuat kami sering berbutan untuk menonton acara yang kami sukai, dan akhirnya dibelilah beberapa TV lagi untuk mengatasi hal tersebut, tetapi dampaknya sekarang setiap sore Bapak dan adik laki-laki saya akan menonton acara Bola di TV depan, Ibu menonton acara Sinetron di TV ruang keluarga, dan saya menonton acara Musik di TV kamar. hal tersebut membuat ada satu waktu keluarga yang tersita dengan adanya TV
