Matematika adalah Bahasa Global

Sunday, 17 March 2013

Matematika adalah Bahasa Global


Mathematics and Language
By : Prof. Dr. Marsigit, M.A
Reflection By : iLania Eka Andari



Memang benar adanya bahwa matematika dan bahasa itu tidak bisa terpisahkan. Seperti yang telah disebutkan, bahwa matematika akan lebih mudah dipelajari jika menggunakan bahasa ibu yang kemudian dapat dikembangkan ke bahasa lain ( seperti bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional ). Akan tetapi menurut pemikiran saya, yang membuat bahasa dan matematika tidak dapat dipisahkan adalah karena matematika itu sendiri merupakan sebuah bahasa. Melalui simbol-simbol yang dimilikinya, matematika menjadi sebuah bahasa global (yang bahkan lebih global dibandingkan bahasa inggris).

Sebagai contoh ada dua orang yang bertemu di suatu tempat. Masing-masing dari mereka berasal dari Indonesia dan Arab. Saat itu mereka berdua berbicara tentang 'multiply'.Tentunya kita tahu bahwa dalam bahasa Indonesia, 'multiply' berarti perkalian. Namun, dalam bahasa Arab 'multiply' selain berarti sebagai perkalian, dapat juga diartikan sebagai hit/memukul (dalam bahasa Indonesia juga terdapat kata bahasa Inggris yang bermakna ganda, contohnya to sanction yang dapat berarti mengijinkan dan juga melarang). Hal tersebut dapat menyebabkan kerancuan, 5 multiply 3 dapat berubah menjadi 5 memukul 3. Akan berbeda ceritanya jika 5 multiply 3 dituliskan dalam bentuk 5 X 3. Kemungkinan untuk salah menginterpretasikan sangat kecil (bahkan menurut saya itu tidak mungkin). Bukankah contoh sederhana tersebut menjadi sebuah bukti nyata bahwa matematika adalah sebuah bahasa global yang bahkan lebih global daripada bahasa inggris yang merupakan bahasa international. Matematika adalah bahasa yang dapat dipahami banyak orang (bahkan orang-orang yang hanya memahami bahasa ibu mereka, bisa memahami bahasa matematika).

Akan tetapi mempelajari matematika dalam bahasa inggris, (sebagai bentuk pengembangan pelajaran matematika dengan bahasa ibu), memang penting. Sebab mau tidak mau, dalam beberapa event (seperti olimpiade matematika tingkat internasional) kita pasti harus menggunakan bahasa inggris untuk membicarakan matematika. Namun, perlu diingat bahwa istilah-istilah matematika dalam bahasa inggris bukan serta merta merupakan hasil translate dari bahasa ibu (dalam contoh kasus ini adalah bahasa Indonesia) begitu juga sebaliknya . Contoh : Dalam bahasa inggris terdapat istilah matematika 'incircle' yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah 'Lingkaran dalam segitiga'. Tapi saat kita ingin mengungkapkan 'Lingkaran luar segitiga' ke dalam istilah bahasa inggris, kita tidak boleh langsung serta merta mengartikannya sebagai 'excircle' ( dalam = in, luar=circle). Hal tersebut akan sangat fatal, sebab dalam bahasa inggris 'Lingkaran luar segitiga' adalah circumcircle.
Sekian Opini saya. Ada salahnya saya mohon maaf, dan terimakasih ^_^


It is true that mathematics and language can not be separated. As already mentioned, math would be easier to learn when using a mother tongue that  can then be extended to other languages ​​ (such as English which is an international language). However, according to my thinking, that makes language and mathematics can not be separated is because mathematics itself is a language. Through its symbols, math becomes a global language (which is even more global than English).

For example, there are two people who meet somewhere. Each of them came from Indonesia and Arab. At that time they were talking about multiply. Certainly we know that in the Indonesian language, multiply means
‘perkalian’
. However, in Arabic multiply besides means as multiplication, it can also be interpreted as a hit / ‘memukul’ (in the Indonesian language is also contained English words that are ambiguous, for example, to sanction that can mean ‘mengijinkan’ (to allow) and ’melarang’ (to prohibit)). This can lead to confusion, 5 multiply 3 can be turned into 5 hit 3. It would be different story if 5 multiply 3 written in the form 5 X 3. The possibility to misinterpret is very small (even in my opinion it is not possible). This simple example can become a proof that mathematics is a global language that’s  more global than English which is the international language. Mathematics is a language that can be understood by many people (even those who only understand their mother tongue, could understand the language of mathematics).

However, studying mathematics in English, (as a form of development
al
math in mother tongue), is important. Because like it or not, in some event (such as an international math olympiad) we definitely have to use English to talk about math. However, keep in mind that the mathematical terms in English is not necessarily the result of translate from their mother tongue (in this case is the Indonesian language) and vice versa. Example: In English there is a mathematical term 'incircle' in Idnonesian language it means 'Lingkaran dalam segitiga'. But when we want to reveal the ‘Lingkaran luar segitiga’ into the English term, we should not interpret it directly as 'excircle' (dalam = in, luar= circle). It would be a fatal, because in English 'Lingkaran luar segitiga' is the circumcircle.

That's all my opinion.
I’m sorry if there are mistake
, and thank you ^ _ ^

0 komentar :

Post a Comment

Don't be silent readers ^_^