Refleksi Kuliah #3 : Tes Jawab Singkat ~ Makna dalam Filsafat
Tes Jawab Singkat : Makna dalam Filsafat
Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu PPS Pendidikan
Matematika UNY
3 Oktober 2017 oleh Prof. Dr. Marsigit MA
Seperti perkuliahan Filsafat Ilmu sebelumnya,
perkuliahan kali ini juga dilaksanakan di Gedung baru Pascasarjana tepatnya di
ruang 5.01.13 pada pukul 07.30 – 09.10 WIB.
Perkuliahan dimulai dengan Tes Jawab Singkat. Tes
Jawab Singkat kali ini membahas tentang makna dalam filsafat. Bapak Marsigit
akan memberikan suatu pertanyaan maupun pernyataan, kemudian kami (mahasiswa)
akan menjawab apa filsafatnya dari pertanyaan/pernyataan yang telah dilontarkan.
Berikut, daftar pertanyaan dan jawaban dari tes jawab
singkat. Pada uraian di bawah juga saya sertakan refleksi saya terkait
jawaban-jawaban dari tes tersebut.
1. Apa makna filsafat,” Mengapa tidak tanda tangan?
Filsafatnya
adalah foundationalism atau landasan dari komunikasi.
2.
Tanda tangan itu
untuk apa?
Filsafatnya
adalah utilitarian. Kata “Untuk Apa” termasuk ke dalam utilitarian.
Dalam
aliran ini, manusia harus bertindak sebagaimana mungkin sehingga menghasilkan
kemungkinan konsekuensi yang terbaik. Menurut A Mangunhardjana, Utilitarianisme
adalah sebuah teori yang diusulkan oleh David Hume untuk menjawab moralitas
yang saat itu mulai diterpa badai keraguan yang besar, tetapi pada saat yang
sama masih tetap sangat terpaku pada aturan-aturan ketat moralitas yang tidak
mencerminkan perubahan-perubahan radikal di zamannya.
3.
Lho emangnya ..
Filsafatnya
adalah disharmoni.
4.
Lho jangan gitu...
Filsafatnya
adalah determinist.
Determinisme
adalah aliran filsafat yang menganggap bahwa untuk setiap kejadian, termasuk
interaksi manusia, terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kejadian tersebut.
Dan tidak mungkin kejadian tersebut berbeda, kecuali kondisi yang menyebabkan
juga berbeda. Dalam aliran ini, manusia terpaksa dan sama sekali tidak memiliki
kebebasan.
5.
Nada-nadanya nilai
kosong. Nada-nadanya nilai nol juga.
Filsafatnya
adalah teotologi yaitu meramal atau memperkirakan.
6.
Ketus amat sih..
Filsafatnya
adalah anarki.
7.
Jadi nggak enak
rasanya.
Filsafatnya
adalah sensitif.
8.
Kayak gitu kok tanya
Filsafatnya
adalah determinist.
Seperti
yang sudah saya jabarkan pada jawaban soal ke -4, dalam aliran determinist
manusia terpaksa dan sama sekali tidak memiliki kebebasan.
Sejatinya
ketika kita sedang bertanya, berarti kita sedang mengada, mencoba mengubah yang
mungkin ada menjadi ada. Bertanya menandakan bahwa kita sedang berpikir.
9.
Ya.. Keterlaluan..
Filsafatnya
adalah determinist.
10. Tidak tandatangan.
Filsafatnya
adalah nihilism.
Nihilisme
mengatakan bahwa dunia ini, terutama keberadaan manusia di dunia, tidak
memiliki suatu tujuan. Aliran ini berpandangan bahwa kehidupan tidak memiliki
arti dan tidak ada yang perlu dicapai di dunia ini
11. Mungkin karena tidak paham.
Filsafatnya
adalah skeptisism.
Skeptis
adalah sifat meragukan akan sesuatu. Menurut KBBI skeptis adalah sifat kurang
percaya, atau ragu-ragu. Ragu - Ragu akan Pengalaman dan dunia yang dilihat.
Sedangkan Skeptisisme adalah aliran ( paham ) yang memandang sesuatu tidak
pasti.
Dalam
Filsafat Sikap skeptis ini berarti meragukan semua hal dalam bentuk apa pun,
untuk mencapai tujuan akhir yang tak tergoyahkan.
12. Kan tergantung kesepakatannya.
Filsafatnya
adalah foundationalism.
13. Pikir..
Filsafatnya
adalah rasionalism.
rasionalisme
adalah paham dalam filsafat yang memandang bahwa cara memperoleh pengetahuan
adalah dengan berpikir. Sehingga akal (pikiran) adalah alat terpenting untuk
memperoleh pengetahuan.
14. Jangan Cuma berandai-andai.
Filsafatnya
adalah fiksionalism.
15. Ini kan wajib..
Filsafatnya
adalah absolutism.
Absolutisme
merupakan kebalikan dari relativisme. Absolutisme meyakini bahwa mental manusia
dapat mencapai kebenaran mutlak tentang suatu obyek nyata, dalam arti, sesuaatu
keyakinan di dalam pikiran tersebut disebut benar jika ia mencerminkan keadaan
obyektif sebenarnya di alam luar. Untuk menyatakan kebenaran kebenaran
tersebut, absolutisme menggunakan bahasa
16. Anggap saja nggak paham.
Filsafatnya
adalah idealism.
Idealisme
adalah suatu aliran yang mengajarkan bahwa hakikat dunia fisik hanya dapat
dipahami dalam kaitannya dengan jiwa dan roh. Istilah Idealisme diambil dari
kata idea yaitu sesuatu yang hadir dalam jiwa. Menurut Plato, seorang filosof
idealisme klasik ( Yunani Purba ), menyatakan bahwa realitas terakhir adalah
dunia cita. Hakikat manusia adalah jiwanya, rohaninya, yakni apa yang disebut
“mind”.
17. Kayak gitu kok mengharapkan hasil terbaik.
Filsafatnya
adalah perfectionalism.
Menurut
pemahaman saya, dalam artian tingkah laku, perfeksionisme berarti tingkah laku
yang selalu berusaha untuk mencapai kondisi terbaik atau sempurna. Dalam
filsafat, perfeksionisme berarti aliran yang berdasar pada kehendak yang kuat
untuk mencapai sesuatu.
18. Focus. Focus. Focus.
Filsafatnya
adalah reductionism atau abstraksi.
19. Ehmm..
Filsafatnya
adalah disharmoni.
20. Ya terserah saja.
Filsafatnya
adalah fakta.
21. Mungkin.
Filsafatnya
adalah skeptism.
22. Ada.
Filsafatnya
adalah determinist.
23. Kerja. Kerja. Kerja.
Filsafatnya
adalah mitos.
24. Isyarat.
Filsafatnya
adalah simbolism.
25. Dicek lagi.
Filsafatnya adalah hermeneutika.
0 komentar :
Post a Comment
Don't be silent readers ^_^