Refleksi Kuliah #6 : Hidup itu Maju dan Berputar
Tanya Jawab : Apa itu hermeneutika ?
Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu PPS Pendidikan
Matematika UNY
oleh Prof. Dr. Marsigit MA
Seperti biasa, perkuliahan Filsafat Ilmu yang
dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB sampai 09.10 WIB di ruang 5.01.13 dimulai dengan
Tes Jawab Singkat. Berikut daftar pertanyaan dan jawabannya.
Kapan?
|
=
|
Belum
tentu ketika
|
Bagaimana?
|
=
|
Mengada
|
Mengapa?
|
=
|
Terpilih
|
Untuk
apa?
|
=
|
Pengada
|
Siapa?
|
=
|
Subjek
atau Objek
|
Dimana?
|
=
|
Belum
tentu disini
|
Kemana?
|
=
|
Ke
perbatasan
|
Dengan
siapa?
|
=
|
Dengan
sifat
|
Berapa?
|
=
|
Kuantitas
|
Apa
kabar?
|
=
|
Fondamen/
landasan
|
Hello
|
=
|
Fondamen
|
Yth?
|
=
|
Intensi
(perhatian)
|
Hadirin
dan Hadirat?
|
=
|
Intensi
|
Marilah?
|
=
|
Ditermin
(kuasa)
|
Hendaknya?
|
=
|
Ditermin
(kuasa)
|
Kita
saling menjaga?
|
=
|
Hermenetika
|
Saling
menghormati?
|
=
|
Hermenetika
|
Barangsiapa?
|
=
|
Aturan
|
Benar
adalah benar?
|
=
|
Identitas
|
Salah
adalah salah?
|
=
|
Identitas
|
Manusia?
|
=
|
Objek
|
Umat?
|
=
|
Predikat
|
Oleh
karena itu?
|
=
|
Koherensi
|
Sebenar-benar?
|
=
|
Absolut
|
Harus?
|
=
|
Ditermin
|
Setelah Tes Jawab Singkat selesai, kemudian dilakukan
Tanya Jawab antara Mahasiswa dengan Prof. Dr. Marsigit, M.A. Pada sesi Tanya jawab
tersebut, salah seorang mahasiswa bertanya mengenai Hermeneutika.
Hermeneutika adalah salah satu jenis filsafat yang
mempelajari tentang interpretasi makna. Hermeneutika hidup dapat diartikan
sebagai memaknai hidup. Dalam hermeneutika hidup terdapat dua pokok, yaitu teori
dan praktik. Teori hermeneutika hidup tersusun atas lingkaran dan garis
lurus. Jika lingkaran dan garis lurus ini digabungkan akan menjadi spiral,
mirip seperti bentuk slinki. Jika spiral ini dianalogikan dalam jalan hidup
kita, maka itu memang benar adanya.
Hidup kita ini tidak selalu di bawah dan juga tidak
selalu di atas. Hidup kita it uterus maju dan berputar. Ada kalanya kita berada
di atas dan ada kalanya kita berada dibawah. Teori Hermeneutika mengajarkan
kita untuk tidak berlaku sombong jika kita sedang berada di atas karena suatu
saat kita pasti akan merasakan saat-saat di mana kita berada di bawah.
Cara orang memaknai hidup berbeda-beda. Namun makna
kehidupan telah tertuang ke dalam beberapa dimensi hierarki yang telah
disebutkan oleh Prof Marsigit dalam diagram pada salah satu postingan di blog powermathematics.blogspot.co.id.
Dimensi-dimensi hierarki tersebut yaitu spiritual, normatif, formal, dan
material.
Ada orang yang memaknai hidup dengan lebih
mencondongkan diri ke aspek spiritual. Orang tersebut akan banyak mengaitkan
kehidupannya, hal-hal yang dilakukannya, dan memandang kehidupan dari sudut
pandang spiritual. Ada orang yang memaknai hidup dengan lebih mencondongkan
diri ke aspek material. Yang dicari orang tersebut adalah material yang mungkin
memenuhi dan melengkapi kebutuhan hidupnya secara fisik bahkan psikis. Namun
hidup yang sebenarnya menurut saya adalah dengan menghadirkan makna yang baik
dimana pun, kepada siapa pun atau apa pun.
Secara logis, spiritual, normatif, formal dan material
saling berkaitan. Norma-norma yang ada tentunya hadir dari ajaran spiritual
yang mendekatkan diri dengan Tuhan.
Proses mencapai kesadaran ruang dan waktu juga
merupakan hermeneutika. Di dalam nya diperlukan proses terjemah dan
menerjemahkan. Dalam berfilsafat, proses terjemah dan menerjemahka ini sangat
diperlukan, dan hal ini bisa dilakukan dengan terus membaca. proses terjemah
dan menerjemahkan tersebut terus berlangsung dari tidak mengetahui sampai
mengetahui.
0 komentar :
Post a Comment
Don't be silent readers ^_^